Tesis

Hubungan Antara Tinnitus akibat Pajanan Musik di Tempat Kerja terhadap Kualitas Tidur pada Musisi Profesional Reguler di Jakarta = The Relationship Between Tinnitus Due to Music Exposure in the Workplace and Sleep Quality of Regular Professional Musicians in Jakarta.

Bagi musisi, paparan bising dalam waktu lama merupakan faktor risiko terbesar untuk gangguan pendengaran akibat bising (GPAB). Tinnitus adalah gejala awal GPAB, yang berhubungan dengan gangguan tidur. Musisi masih kurang peduli dengan masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara tinnitus akibat paparan musik di tempat kerja dan kualitas tidur, serta faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian tinnitus dan kualitas tidur musisi. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilakukan di beberapa kafe dengan live music indoor di Jakarta. Data dianalisis dengan Chi-Square menggunakan program SPSS-25. Responden adalah musisi profesional reguler yang memenuhi kriteria. Tinnitus diukur dengan menggunakan Tinnitus Handicap Index (THI) dan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dengan kedua kuesioner dalam versi bahasa Indonesia. Pengukuran kebisingan dilakukan dengan menggunakan sound level meter. Faktor-faktor yang dianalisis adalah jumlah jam latihan dalam seminggu, jam kerja dalam sehari dan rata-rata kebisingan yang dialami. Total sampel yang direkrut adalah 63 musisi. Tidak ada hubungan yang signifikan antara derajat tinnitus dan kualitas tidur musisi (p = 1,00), namun terdapat hubungan yang signifikan antara jam latihan dalam seminggu (p = 0,000) dan jumlah jam kerja dalam sehari (p = 0,036) terhadap kualitas tidur musisi. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara derajat tinitus dan kualitas tidur pada musisi. Hal-hal yang mempengaruhi kualitas tidur musisi adalah jumlah jam latihan dalam seminggu dan jam kerja dalam sehari.
Kata kunci: jam kerja; kebisingan; kualitas tidur; musisi; tinnitus.


For musicians, prolonged exposure to noise is the biggest risk factor for noiseinduced hearing loss (NIHL). Tinnitus is an early symptoms of NIHL, which is associated with sleep disturbance. Musicians are less concerned about the problem. The aim of this study is to investigate the relationship between tinnitus due to music exposure in the workplace and sleep quality, also factors associated with tinnitus occurrence and sleep quality of musicians. This was a cross sectional study conducted in several indoor-live music cafes in Jakarta. Data were analyzed with Chi-Square. Respondents were regular professional musicians who fulfilled the criteria. Tinnitus were measured using Tinnitus Handicap Index (THI) and sleep quality was measured with Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), both in Indonesian version. Noise measurements were taken using a sound level meter. Factors analyzed were number of practice hours in a week, working hours in a day and average noise experienced. Total sample recruited was 63 musicians. There was no significant relationship between degree of tinnitus and musicians' sleep quality (p = 1.00), therefore there was a significant relationship between practice hours in a week (p = 0.000) and number of hours of work in a day (p = 0.036) on musicians’ sleep quality. There was no significant relationship between the degree of tinnitus and sleep quality in musicians. Things that affect musicians’ sleep quality were number ofhours ofpractice in a week and working hours in a day.
Keywords: working hours; noise; sleep quality; musicians; tinnitus.

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2023
Pengarang

Tasya Aulia Praditasari - Nama Orang
Jenny Bashiruddin - Nama Orang
Marsen Isbayuputra - Nama Orang
Dewi Friska - Nama Orang

No. Panggil
T23589fk
Penerbit
Jakarta : Program Studi Magister Kedokteran Kerja.,
Deskripsi Fisik
xv, 135 hlm. ; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
T23588fkT23588fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Hubungan Antara Tinnitus akibat Pajanan Musik di Tempat Kerja terhadap Kualitas Tidur pada Musisi Profesional Reguler di Jakarta = The Relationship Between Tinnitus Due to Music Exposure in the Workplace and Sleep Quality of Regular Professional Musicians in Jakarta.

Related Collection